Geert Wilders : Negara Islam Seperti Turki Tidak Layak Jadi Bagian Eropa

Sebuah rekaman video berbahasa Inggris dilengkapi teks terjemahan bahasa Turki, yang berisi penentangan terhadap keinginan Turki bergabung dengan Uni Eropa, diunggah ke internet pada hari Jumat (4/12/2015),

Video tersebut menayangkan Politisi sayap kanan-jauh asal Belanda yang juga anti Islam, Geert Wilders, yang sesumbar bicara kepada rakyat Turki, “Pemerintah kalian membodohi kalian, sehingga kalian percaya bahwa suatu hari kalian akan menjadi anggota Uni Eropa. Well, lupakan itu.”

Ia juga mengatakan jika Eropa tidak menginginkan Islam.

“Kalian bukan orang Eropa dan tidak akan pernah menjadi orang Eropa. Sebuah negara Islam seperti Turki tidak layak menjadi bagian dari Eropa,” kata Wilders seperti dilansir Hidayatullah, mengutip dari Reuters. “Kami tidak menginginkan lebih banyak Islam, justru mengharapkan berkurang. Jadi, Turki, menjauhlah dari kami, Kalian tidak diterima di sini.” Ancamnya.

Video Wilders tesebut mengundang kecaman keras dari Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

“Kita memiliki kebebasan berbicara, tetapi perkataan semacam ini, yang sangat dicela oleh segenap negeri dan seluruh penduduknya, sama sekali tidak dapat diterima, dan itu sama sekali tidak memberikan kontribusi untuk pemecahan masalah,” ungkap Rutte.

Sebelumnya, diberitakan Turki telah mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa untuk menekan jumlah arus migran ke Eropa, dengan imbalan pemerintah Ankara akan mendapatkan bantuan dana 3 milir euro untuk pengungsi Suriah yang ada di Turki, warganegara Turki akan diperbolehkan melancong ke zona Schengen dengan bebas visa dan proses aplikasi Turki menjadi anggota UE akan dipercepat. [hidayatullah/islamedia]

Facebook Comments