Ditembak Jarak 2 Meter, Syaikh Al-Qarni: Seandainya Bukan Karena Kemurahan Allah Swt Saya Tidak Akan Selamat

Ditembak Jarak 2 Meter, Syaikh Al-Qarni Seandainya Bukan Karena Kemurahan Allah Swt Saya Tidak Akan SelamatSyaikh ‘Aid Al-Qarni

Islamedia – Syaikh ‘Aid Al-Qarni mengungkapkan bahwa hanya karena kemurahan Allah dirinya dapat selamat dari upaya penembakan yang terjadi pada hari Selasa 1 Maret 2016, di kota Zamboang, Filipina.

Penembakan itu tepatnya terjadi pada saat saya naik ke mobil setelah acara, tiba-tiba seorang laki-laki maju dan menembakkan senjatanya. Seandainya bukan karena kemurahan Allah Swt, saya tidak akan selamat karena hanya berjarak sekitar 2 meter,” ujar Syeikh Al-Qarni sebagaimana dilansir dakwatuna dikutip dari saluran TV MBC, kamis (3/3/2016).

Ulama Saudi yang terkenal dengan karyanya yang berjudul La Tahzan ini menceritakan bahwa dirinya ditembak dari jarak yang sangat dekat sebanyak tiga kali, tetapi hanya dua peluru yang mengenai dirinya, yaitu di tangan dan perut.

Syeikh Al-Qarni juga mengungkapkan bahwa dirinya ditembak setelah memberikan muhadharah di hadapan publik (di kota Zamboang) tentang perdamaian, persaudaraan, dan juga buku saya La Tahzan.” [islamedia/mh]

Related Posts

Facebook Comments