Derita Muslim Rohingya : Meski Lulus Kuliah, Pemuda Rohingya ini Tak Diberikan Ijazah

Islamedia  Tindakan diskriminatif pemerintah Myanmar terhadap etnis muslim Rohingya sepertinya sudah diluar batas kemanusiaan, bahkan dibidang Pendidikan tak luput dari hal itu.


Hal ini seperti yang dialami Ayaz (27), pemuda muslim Rohingya yang lulus dari Yangon University namun tidak mendapatkan Ijazah dari kampusnya tersebut, padahal Ijazah tersebut digunakan sebagai salah satu syarat untuk bisa masuk dunia kerja apalagi Yangon University merupakan universitas tertua dan ternama di Myanmar.


Seperti dilansir tribun, Senin (1/6), Ayaz yang bisa berbahasa melayu itu bercerita bahwa ia dikampungnya mengajarkan bahasa Inggris untuk anak-anak etnis Rohingya yang tinggal di barat desa Duchiradan, Myanmar.


“Saya dulu mengajar anak-anak, namun harus berhenti setelah kami terpaksa mengungsi, kampung kami dibakar,” kata Ayaz mengenang kisah kelam yang dialami di kampung halamannya.


Ayaz tak pernah bisa melihat ijazahnya, meski berkali-kali mengurus ke pihak kampus. Selama tinggal di sana, etnis Rohingya dilarang meninggalkan distrik.[tribun/islamedia/YL]

Facebook Comments