Bandingkan Kebaya dengan Cadar, Denny JA Kembali Dikecam Publik Indonesia

Islamedia – Denny Januar Ali kembali kembali dihujani kecaman oleh Publik Indonesia di media sosial setelah mengunggah sebuah foto perempuan mengenakan kebaya dan muslimah bercadar, melalui akun Facebook pribadinya, kamis(6/8/2015).

Dengan dalih melakukan survey, Denny JA menuliskan captionSurvei kecil kecilan : Menurut sahabat, yang manakah yang paling pas untuk dominan di Indonesia, dan apa alasannya?

Respon negatif atas status ini langsung membanjiri kolom komentar, hingga Jum’at 9 Agustus 2015 tercatat lebih dari 1900 komentar mengecam status Denny JA.

Sebagian besar netizen menganggap bahwa tindakan Denny JA sangan bertolak belakang dengan apa yang selama ini dikampanyekan sendiri yaitu Indonesia tanpa diskriminasi.

Salah seorang Netizen bernama Annisa menuliskan bahwa baik Kebaya maupun cadar memiliki hak yang sama di Indonesia, jadi tidak ada istilah paling pas atau tidak pas.

 “Mereka berdua pantas berada di Indonesia, ini negara dgn semboyan bhinneka tunggal ika, perbedaan ras, suku, dan agama tidak akan menjadi halangan asal tetap berdasarkan asas-asas pancasila” tulis Annis

Senada dengan Annis, akun bernama Diah menuliskan komentarnya : ” Anda pegiat Indonesia tanpa Diskriminasi, tapi statment anda mendiskriminasi karena secara tidak langsung membandingkan wanita Asli Indonesia dengan memakai kebaya dan dengan orang yang berhijab itu secara langsung anda sudah tidak bisa menghargai multikulturalisme bangsa ini. Belajar menghargai itu lebih baik ketimbang melempar statment ke publik dan yang lebih parah lagi kenapa mesti bawa agama islam sebagai tolak ukur perbandingannya… Semoga segera diberikan hidayah dan ada pencerahan”.

Status Facebook Denny JA

Sebelumnya pada Kamis 30 Juli 2015, Denny JA juga menuliskan sebuah status yang sangat diskriminatif terhadap muslimah bercadar, akibat dari statusnya ribuan netizen memberikan kecaman. (baca: Singgung Muslimah Bercadar, Denny JA Dikecam Netizen).

Status Facebook Denny JA

[islamedia/mh]

Facebook Comments