Anggota Dewan Ini Lebih Memilih Motor Butut dari pada Mobil Mewah

Anggota Dewan Ini Lebih Memilih Motor Butut dari pada Mobil Mewah

Islamedia – Gaya penampilan serba parlente dengan fasilitas mobil mewah sering melekat pada sosok anggota Dewan baik level pusat sampai daerah. Namun stigma hidup mewah ala anggota dewan tersebut terbantahkan, ternyata masih ada sosok anggota dewan yang memilih hidup sederhana daripada hidup mewah dengan menggunakan uang negara seperti yang diceritakan netizen asal Bekasi bernama Erwyn Kurniawan, ahad (10/4/2016).

Melalui akun Facebook pribadinya, Erwyn menuliskan pengalamanya yang bertemu dengan anggota dewan yang berpenampilan sangat sederhana, nyaris tak ada bedanya dengan masyarakat kebanyakan.

Berikut ini cerita lengkap Erwyn ketika tak disengaja memergoki sang anggota dewan ini sedang bersiap menaiki motor bututnya ditemani sang istri.

Ternyata Masih Ada yang Memilih Berpanas-panasan

Terbayangkah ada seorang pimpinan fraksi di DPRD berboncengan motor dengan istrinya untuk menghadiri sebuah acara?

Terbayangkah ada seorang politisi yang sudah 3 periode menjadi wakil rakyat lebih memilih naik motor daripada mobil dinasnya?

Terbayangkah ada seorang politisi yang namanya banyak disebut sebagai calon pemimpin Bekasi namun lebih memilih berpanas-panas dan tentu saja membuatnya berkeringat di jalanan?

Mungkin itu semua tak terbayangkan. Tapi, siang tadi yang tak pernah terbayangkan itu ada di depan mata saya. Sebuah pemandangan yang sungguh tak pernah saya duga tersaji di halaman parkir Markaz Dakwah Tambun Selatan, Ahad (10/4) siang.

Seorang Ketua Fraksi, seorang politisi yang sudah 3 periode menjadi anggota DPRD, dan seorang sosok yang namanya ramai diperbincangkan menjadi pemimpin Bekasi terlihat memakai helm. Disampingnya tampak istrinya yang juga memasang helm di kepalanya.

Saya segera menghampirinya dan langsung mengabadikannya dengan kamera HP. Tidak by design.

“Pakai motor ustadz?” tanya saya.
“Iya, sama istri. Sudah biasa Akh Erwyn,” ungkapnya.
“Mau langsung pulang?” tanya saya lagi.
“Mau kondangan lagi akh,” ujarnya.
Tak lama berselang, usai helm terpasang di kepala dan keduanya menaiki motor matic, keduanya langsung melaju meninggalkan Markaz Dakwah.
“Assalaamu’alaikum Akh,” ucap keduanya.
“Wa’alaikumussalam ustadz,” jawab saya dengan pandangan masih tak percaya.

Begitulah Allah menakdirkan saya melihat pemandangan tak biasa: Ust Syamsul Falah dan istrinya memilih berpanas-panasan datang ke acara Lomba Baca Kitab Kuning yang diselenggarakan DPD Pks Kabupaten Bekasi dan dilanjutkan menghadiri kondangan.

Erwyn Kurniawan

[islamedia/mh]

Facebook Comments