Amerika Gelar Kampanye Anti Islam, Namun Sepi Peminat

Demo Anti Islam di Amerika (Sputnik)

Islamedia – Kelompok Anti Islam Amerika menggelar Parade kampanye islamophobia di 20 kota di Amerika Serikat (AS), pada Ahad (11/10), namun ternyata sepi peminat karena gagal menyedot banyak peserta.

Seperti dilansir ABC News, kampanye Islamofobia di media sosial mulai dilakukan sepanjang Sabtu (10/10) hanya menghasilkan segelintir peminat di beberapa kota. Yang terjadi justru munculnya kelompok pro-Muslim.

Parade diselenggarakan Global Rally for Humanity, sebuah organisasi yang erat berafiliasi dengan kelompok Anti Muslim dari sayap kanan AS.

Penyelenggara menyeru kepada semua warga untuk keluar rumah dan menggelar protes di setiap masjid, komunitas Muslim, dan organisasi Islam. Penyelenggara juga mendesak peserta datang dengan membawa senjata.

Di Dearborn, Michigan — kawasan pinggiran Detroit — kurang selusin orang muncul berdemo. Situasi serupa juga terjadi di Atlanta, Georgia, Murfreesboro, Tennessee, di Alabama.

Satu-satunya demo relatif besar terjadi di Phoenix, Arizona. Sekitar 120 orang berkumpul di depan gedung organisasi keislaman, membawa spanduk, dan meneriakan anti-Islam.

Ada demo tandingan, dengan jumlah peserta relatif sama, yang menyerukan perdamaian, persatuan, dan mengecam rasisme.

Demo Anti Muslim Justru Ditentang Warga Amerika lainnya
Demo Anti Muslim Justru Ditentang Warga Amerika lainnya

Semula, Dewan Komunitas Muslim AS (CAIR) memperkirakan demo ini akan menjadi yang terbesar di AS, karena diselenggarakan di 20 kota. Aparat kepolisian juga telah bersiap di banyak masjid. Mereka khawatir ada demo tandingan, dan penggunaan senjata.

Kendati Islamofobia terus muncul, Islam tetap menjadi agama paling cepat berkembang di AS. Hartford Institute for Religion mencatat jika tahun 2.000 hanya ada 1.200 masjid di AS, tahun 2010 terdapat 2.100 masjid di seluruh negeri Paman Sam.[islamedia/inilah/YL]

Facebook Comments