Alhamdulillah, Pengungsi Rohingya di Aceh Kini Tempati Hunian Nyaman

Islamedia – Penantian panjang para pengungsi Rohingya untuk segera menikmati hunian yang nyaman terjawab. Hasil pertemuan terbaru antara Dinas Sosial Aceh Utara, Internasional Organization for Migration/IOM, pihak Imigrasi, Working Group Penanganan Rohingya dan Aksi Cepat Tanggap, pada Selasa kemarin sore di Integrated Community Shelter/ICS (shelter) ACT, Blang Adoe, memutuskan pemindahan pengungsi dari Gedung BLK akan dilakukan pada Kamis (6/8).

Keputusan pemindahan tersebut juga telah mendapat izin dari Sekeretaris Daerah Aceh Utara, Drs. Isa Ansari, MM., “Setelah selesai rapat pada Selasa sore kemarin, kami langsung bertemu Pak Sekda di kantor beliau untuk melaporkan hasil pertemuan tersebut. Alhamdulillah, Pak Sekda setuju pemindahan seluruh pengungsi dilakukan pada hari Kamis pagi,” kata Koordinator Komite Nasional Solidaritas untuk Rohingya (KNSR) Aceh Utara, Dicky Saputra, Rabu (5/8).

Dicky menambahkan, saat bertemu Sekda, juga hadir Asisten 1 Setdakab Aceh Utara, Anwar Adlin, Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk, Drs Jailani Abdullah, MM serta Kepala Bagian Hukum, Syahrial, SH. “Pada saat itu Pak Sekda meminta kepada Asisten 1 agar membentuk kepanitian kecil untuk mengurus pemindahan pengungsi Rohingya dari Gedung BLK ke shelter kita,” ungkap Dicky.

Dicky juga memaparkan persiapan di shelter yang sudah matang dan pihaknya hanya diminta untuk menambah beberapa lampu sorot dan memperbaiki pagar pengaman di bagian depan. “Insya Allah itu semua bisa kita selesai sebelum pengungsi dipindahkan,” tambah Dicky.

Selain itu, jelang pemindahan, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada para pengungsi terkait ketertiban dan keamanan mereka. “Kita juga tekankan soal kebersihan. Para pengungsi kita minta untuk bisa menjaga lingkungan yang asri yang telah kita siapkan agar terjaga kebersihannya. Termasuk mereka harus merawat taman dan pepohonan yang ada di dalamnya,” tegas Dicky.

Sementara untuk peresmian shelter, sesuai rencana akan dilakukan oleh Wakil Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf dan dihadiri oleh Presiden ACT Foundation, Ahyudin, Bupati Aceh Utara, serta para tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan unsur Muspida Plus. “Untuk peresmian shelter juga ditetapkan tanggal 12 Agustus,” imbuhnya.

Shelter ACT Blang Adoe, disiapkan untuk menampung 332 pengungsi, dengan fasilitas lengkap seperti rumah ibadah, ruang belajar, taman bermain, klinik kesehatan, dapur umum, 42 MCK, air bersih, dan lingkungan hijau. [ACT/Islamedia/YL]

Facebook Comments