Akhirnya, Peta Perpolitikan dan Masa Depan Turki Semakin Jelas

Islamedia – Turki menggelar pemilihan umum (pemilu) dini untuk kedua kalinya dalam lima bulan terakhir. Pemilihan dilakukan dalam upaya mengembalikan stabilitas di tengah konflik yang melanda negara tetangga Suriah dan ketegangan terbaru dengan Kurdi.

Partai berkuasa di Turki, Partai Keadilan dan Pembangunan/Partai AK kembali memenangkan pemilihan umum (pemilu) Turki yang berlangsung Minggu, 1 November 2015, dengan suara 49.6 persen dan diikuti oleh partai opisisi Partai Rakyat Republik/CHP dengan 25 persen suara.

Partai oposisi lainnya, Partai Gerakan Nasional/MHP, memperoleh 11,98 persen suara sedangkan HDP mendapat 10,7 persen suara. Suara yang telah dihitung sampai saat ini telah mencapai 99,0 persen pemilih, dengan partisipasi pemilih sebanyak 86,42 persen dari 56,9 juta warga Turki yang berhak memberikan suaranya.
Perkiraan sementara, Partai AK akan memperoleh 316 kursi di parlemen, dan bisa membentuk sebuah pemerintahan satu partai. Sedangkan CHP, MHP, dan HDP akan mendapatkan masing-masing 134, 41, dan 59 kursi.

Kenaikan suara Partai AK sudah diprediksi sebelumnya oleh banyak pengamat di Turki, hal ini disebabkan karena dalam masa lima bulan belakangan tanpa Partai AK, stabilitas dalam negeri penuh dengan goncangan, bom meledak dimana-mana, mata urang Lira melemah, ekonomi terjun bebas.

Berbagai narasumber yang tampil di televisi trt arabic, dengan wajah ceria serta pendapat yang hampir bersamaan bahwa masa depan Turki sudah jelas, dan strategi Israel mendukung Partai Kurdi gagal, begitu juga dengan lobi Iran, Suria, EU-USA mengalami kebuntuan, serta kecolongan oleh politik Turki. Para nara sumber juga tidak lupa mengangkat masalah Gaza, Palestina yang dimana ini menjadi kewajiban bangsaTurki untuk ikut andil untuk menyelesaikannya.

Kita doakan semoga cita-cita mulia dan proyek pemerintah Turki yang sedang berlangsung secepatnya selesai. Seperti pesawat tempur yang akan menggantikan F-16, kapal selam, rudal antar benua dan lain-lain. Proyek ini nantinya bisa mengayomi kaum muslimin yang saat ini masih terpecah belah dan hanya mementingkan diri sendiri.

Malim Sempurna

Mahasiswa Pasca Sarjana American Open University (AOU) Cairo Mesir

Facebook Comments