Ada Khan dan Kamall, Pilwakot di Ibukota Inggris Berpeluang “All Muslim Final”

Syed Salah Kamall dalam kunjungannya ke sekolah. /AlmuntadaTrust

Islamedia – Selain Sadiq Khan dari Partai Buruh, politisi muslim lainnya juga dipandang berpeluang terpilih sebagai calon walikota London dari Partai Konservatif.

Syed Kamall, politisi muslim tersebut, pada Juli 2015 lalu berhasil masuk empat besar bakal calon yang digadang Partai Konservatif untuk jadi walikota London. Kamall disebut-sebut menduduki unggulan kedua setelah Zac Goldsmith dalam tahapan pemilu internal tersebut. Partai yang kini tengah berkuasa baik di pemerintahan pusat maupun di tingkat kota London itu, dijadwalkan baru akan menyampaikan pengumuman resmi calon terpilihnya pada tanggal 3 Oktober mendatang.

Kamall meraih gelar Sarjana Teknik dari University of Liverpool, S2 dari London School of Economics, dan Doktor dari City University London. Sejak tahun 2005, ia menjadi anggota Parlemen Eropa. Di lembaga parlemen yang sama, pada tahun 2013 ia dipercaya sebagai Ketua Fraksi Partai Konservatif, dan pada 2014 lalu ia terpilih menjadi Ketua Fraksi Konservatif dan Reformis Eropa.

Sosok bernama lengkap Syed Salah Kamall itu merupakan keturunan dari imigran Guyana, Amerika Selatan. Dalam wawancara dengan laman ConservativeHome, ia mengungkapkan bahwa rakyat memintanya untuk menjadi walikota karena ia bukanlah “seorang Tory yang biasanya”.

“Anda sangat berbeda dari tipikal Tory yang biasanya, Anda dapat menjangkau melampaui basis massa Tory yang biasanya. Anda tidak seperti stereotip partai Konservatif, dan Anda hendaknya maju untuk (pilwakot) itu. Anda punya energi dan banyak sekali ide. Anda juga mengajak orang dalam kebersamaan,” tutur Kamall menirukan warga yang meyakinkannya untuk maju di pilwakot London.

Kamall telah menjadi anggota partai Tory (Konservatif) sejak tahun 1987. Kamall menyatakan bahwa salah satu “perhatiannya” ialah soal mobilitas sosial dan bagaimana agar sekolah dapat menolong warga dari latar belakang miskin untuk melakukan pencapaian lebih. “Jika saya bisa melakukannya, Anda pun bisa melakukannya,” kata Kamall.

Ia meyakini bahwa baik itu kelompok-kiri maupun kelompok-kanan telah mengecewakan kaum miskin dengan cara mereka masing-masing, karena rakyat bukanlah “agen ekonomi rasional yang biasa dibaca di buku-buku teks.”

Iain Dale, kolumnis di laman ConservativeHome, memuji Kamall setelah tampil dalam sesi debat bakal kandidat. “Ia (Kamall) tetap tenang tetapi cerdas, mempertunjukkan juga beberapa momen humor yang baik, dan memperlihatkan pemahamannya terhadap kebijakan,” kata Iain Dale.

Sementara itu, laman TLE Online menyebut Kamall sebagai sosok “kandidat yang ramah, sopan, dan menyenangkan, yang karena hasratnya untuk lebih menyambung lidah warga London menyebabkan ia banyak mendapat pendukung.” (ind/tleo/ch/wikipedia/ismed)

Facebook Comments