9 Tim Dokter Forensik : Jasad Siyono Memiliki Keistimewaan, Tidak Hancur dan Tidak Membusuk

9 Dokter Forensik Ungkap Keistimewaan Jasad Almarhum Siyono yang Tidak Hancur dan Tidak Membusuk

Islamedia –¬†Jasad almarhum Siyono memiliki keistimewaan tidak mengalami kehancuran dan tidak ada aroma bau busuk sebagaimana jasad mayat kebanyakan, hal ini disampaikan 9 tim dokter forensik Muhammadiyah yang diwakili oleh Dokter¬†Gatot Suharto.

Dokter Gatot menjelaskan bahwa jasad almarhum Siyono mengalami saponifikasi sehingga jenazah tidak rusak. Kondisi jasad yang tidak rusak ini sangat memudahkan tim dokter forensik untuk melakukan proses pemeriksaan.

Saponifikasi merupakan istilah dunia kedokteran untuk menyebut proses mayat yang tidak mengalami proses pembusukan yang biasa karena pembentukan adiposera pada jenazah. Adiposera merupakan substansi yang mirip seperti lilin yang lunak, licin, dan warnanya bervariasi mulai putih keruh sampai cokelat tua. Adanya enzim bakteri dan air sangat penting untuk berlangsungnya proses tersebut. Dengan demikian, adiposera biasanya terbentuk pada mayat yang terbenam dalam air atau rawa-rawa,” papar dokter Gatot sebagaimana dilansir republika, senin(11/4/2016).

Pernyataan tim dokter forensik ini sama seperti pemaparan KOKAM dari Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Sriyanto menjadi salahsatu tenaga yang dikerahkan untuk menggali makam Siyono. (baca : Jasad Siyono yang Masih Utuh dan Tak Berbau jadi Perbincangan, Mungkinkah ia Syahid?). [islamedia/mh]

Facebook Comments