3 Teror Hadang Turki Menuju Khilafah 2023

Menghitung waktu. 5 imperium mencoba bersaing di kawasan Timur Tengah dan Asia, mengambil posisi super power selepas ditinggalkan AS. Israel Raya terbentang dari Eufrat hingga Nil, dari Golan hingga Madinah. Usai menaklukkan Mesir, nampaknya tinggal menghitung waktu.

Imperium Persia sukses mengangkangi Irak, Syiria, Libanon, Yaman, Bahrain. Tersisa tinggal Mekah dan Madinah. Imperium China tidak memiliki sejarah masa lalu, namun cengkeramannya meliputi Asia Tenggara, Tengah, dan Timur Tengah. Bahkan bisa mempengaruhi lobi di AS.

Kekaisaran Rusia. Sejarah panjang membuat Rusia kembali bernafsu menjadi penguasa dunia. Keberadaan kekuatan militer di Laut Hitam, laut Mideterania adalah simbol ambisi itu. Khilafah Utsmaniyyah di era Turki modern, kini merangkak naik. 2023 target paling realistis Turki untuk menjadi kekuatan ekonomi dan militer numero uno di Eropa.

Pengaruh Turki terbentang hingga 120 negara di dunia. Turki menggunakan the soft power, hingha di negara semodel Myanmar, Vietnam, Afrika. TURKI menurut analisa Pentagon, mewakili kekuatan Post Islamisme nan canggih, berbudi, dan humanis.

Kekuatan Turki berlipat dibandingkan ke-4 kompetitornya. Selain kekuatan material, Turki dikokohkan oleh kekuatan paith/keimanan yang mengakar dan menggelegar. Maka Turki harus diganggu sebelum mencengkeram. Tiga teror dirancang, melibatkan badan intelejen internasional, Kemalisme, Kurdi, dan kelompok Islam yang anti AKP dan Erdogan.

Teror bom high explosive di pusat-pusat peradaban Utsmani masa lalu, adalah pesan, Turki tidak bisa macam-macam. Teror pemberontak Kurdi yang mencederai perjanjian tahun 2012, mereka tidak akan memerdekakan diri dan menghentikan pemberontakan.

Teror Kurdi nampak dibackup Eropa, AS, dan Israel. Pihak yang menyesal membiarkan demokrasi di Turki. Teror ISIS dan Assad yang juga dibackup Rusia, Iran dan Israel, kini telah merangsek memasuki objek vital milik Turki.

Namun Erdogan dan AKP sukses mengeleminasi teror “opini publik” yang dibangun kalangan berbaju Islam, sehingga rakyat Turki tidak mudah terkecoh opini menyesatkan.

Pentagon kembali pada satu kesimpulan: Islam yang akan berjaya dan suka tidak suka, Islam yang akan kembali memimpin dunia. Saat ini Islam tengah dibersihkan hingga yang tersisa hanya fisthatu imaan laa nifaaqa fiih. Elemen iman nan murni tanpa kemunafikan lagi.

Semoga kita di dalamnya.

Ditulis oleh Ustaz Nandang Burhanudin

Facebook Comments